Tips dan Trik Mendapatkan Beasiswa S2 dan S3

Tulisan ini timbul secara tidak sengaja, ketika ada teman yang menyapa saya via Yahoo Messenger. Topik bahasan ngalur ngidul itu berujung dengan pertanyaan “Gimana sih caranya biar aku bisa dapat beasiswa” ?

Prolog di di atas saya rasa hampir di alami oleh semua kita yang berharap untuk bisa melanjutkan pendidikan dengan “bantuan” beasiswa. Setelah berdiskusi dengan beberapa teman-teman yang sudah pernah mendapatkan beasiswa, saya mencoba membuat sedikit resume yang berjudul “tips mendapatkan beasiswa“. Tulisan ini ditujukan bagi pemula untuk persiapan meraih beasiswa S2/S3 di luar negeri. Bagi yang sudah perpengalaman mohon ditambahkan informasinya. Tips mendapatkan beasiswa berikut bersifat umum, untuk beasiswa-beasiswa tertentu mempunyai karakteristik yang berbeda.

1. Bahasa

Pertama kali kita harus belajar bahasa inggris, minimal TOEFL untuk ke Eropa dan negara2 lain kebanyakan 550 (paper-based toefl). Persyaratan bahasa tidak bisa ditawar-tawar lagi. Di negara common wealthnya Inggris terkadang pesyaratan bahasa sering lebih tinggi dari 550. Semakin mahir kita berbahasa inggris semakin besar peluang untuk mendapatkan beasiswa. Beasiswa seperti Jerman dan Jepang pun mempersyaratkan bahasa inggris 550. Setelah menguasai bahasa inggris sebaiknya mempelajari bahasa negara tujuan misal Jerman, Perancis atau Jepang. Akan tetapi jika memang kita misalnya sudah menetapkan akan sekolah di jerman, persyaratan TOEFL bisa kita ganti dengan kemampuan bahasa jerman yang baik.

2. Prestasi Akademik

Bagi yang masih kuliah S1 sebaiknya berusaha untuk mendapatkan IPK minimal. Sering kali beasiswa mempersyaratkan IPK. Semakin tinggi IPK kita semakin luas kesempatan mendapatkan beasiswa. IPK memang bukan hal utama tapi bisa menjadi nilai tambah kita. Untuk yang IPKnya kurang sebaiknya didukung dengan publikasi atau tulisan ilmiah. Bagi yang bekerja bukan sebagai dosen maupun peneliti sebaiknya didukung dengan keahlian yang memadai.

3. Menjalin kontak dengan calon supervisor

Pemberi beasiswa biasanya akan memilih orang yang sudah siap. Jika kita sudah mendapatkan penerimaan dari profesor akan memberi nilai tambah tersendiri bagi kita.

4. Kelengkapan administrasi

Jika melamar beasiswa persiapkan administrasi selengkap mungkin, minimal sama dengan persyaratan yang ada.Kalau bisa ditambah dengan beberapa yang memang relevan. Semakin lengkap persyaratan kita kemungkinan dipanggil wawancara akan semakin besar. Berikut syarat-syarat yang sering diminta

  • CV (Curriculum Viate). Dalam membuat cv yang harus diperhatikan adalah daftar publikasi ilmiah dan pengalaman kerja. Cantumkan hal-hal yang memperkuat posisi tawar kita untuk meraih beasiswa. Pencantuman hal yang tidak relevan terkadang merugikan karena orang yang melihat cv kita kesulitan mencari keunggulan kita.
  • Kemampuan Bahasa (TOEFL, IELTS, Test bahasa asing lain) untuk TOEFL sebaiknya minimal ITP TOEFL
  • Ijasah Transkrip dalam Bahasa Inggris
  • Rekomendasi dari bekas pembimbing (sebaiknya yang telah bergelar Doktor, atau yang mempunyai jabatan strategis misal ketua jurusan atau dekan). Rekomendasi ini sangat penting dan bukan hanya sekedar pelengkap administrasi. Sebaiknya yang merekomendasi mengirimkan secara langsung ke institusi yang kita lamar melalui email atau dikirim dalam amplop tersegel oleh pemberi rekomendasi. Rekomendasi ini termasuk bahan utama yang digunakan oleh profesor atau tim yang menyeleksi kita. Terkadang bisa juga dikirim dalam berkas lamaran kita, hanya saja seharusnya tersegel dengan tanda tangan pemberi rekomendasi.
  • Motivation letter: silahkan tanya Mbah Google masalah membuat motivation letter
  • Akte kelahiran dalam bahasa Inggris (tidak wajib tapi sering kali diminta.
  • Hasil Test Potensi Akademik. Untuk beasiswa yang berasal dari indonesia seperti Dikti, Diknas, Depkominfo biasanya mensyaratkan ini.

Sebaiknya syarat2 tersebut dipersiapkan sedini mungkin. Beasiswa Luar Negeri mempunyai deadline yang berbeda-beda bulan nya.

5. Proposal research

Proposal riset wajib bagi yang S3. Untuk yang S2 sebaiknya jika mau melanjutkan S3 maka mengambil S2 yang minimal kombinasi antara kuliah dan riset. Dalam membuat proposal riset sebaiknya menggunakan pustaka dari jurnal-jurnal terbaru. Untuk mendapatkan tentang gambaran riset yang akan dilakukan sebaiknya mencari pada web universitas yang akan dituju. Penyesuaian riset kita dengan riset calon supervisor kita akan memudahkan segala sesuatunya.

6. Persiapan Wawancara

Untuk yang hanya mengambil course work saya tidak mengetahui seperti apa wawancaranya. Untuk yang mixed sebenarnya yang paling utama adalah tentang rencana riset kita. Persiapkan dengan matang rencana riset kita. Pengetahuan tentang negara yang dituju dan pengetahuan tentang negara kita sering kali dibutuhkan. Sebaiknya kita mepersiapkan dokumen-dokumen pendukung untuk ditunjukan pada saat wawancara untuk memperkuat argumen kita.

Persiapan yang matang, kesungguhan dalam berusaha meraih beasiswa adalah kunci keberhasilan mendapatkan beasiswa yang kita impikan. Semoga tips mendapatkan beasiswa yang sederhana ini bermanfaat. tentunya masih banyak kekurangan dalam tulisan ini. Semoga sukses.

8 thoughts on “Tips dan Trik Mendapatkan Beasiswa S2 dan S3

  1. Hello there,
    Nice post you’ve got here. Writing a resume is always hard especially if its your first time doing it. But basically once you’ve done it once it usually gets easier. There are however things that can help you get started on your resume such as templates and guides or examples all of which can be of assistance. Also remember to write in pointform most of the time pointform is better in resumes because employers have so much they have to review pointform allow them to know you at a glance.

  2. hello….
    thanks for the informations given. it’s really help many people who find the informations about scholarship, whether s1,s2 or anything…never stop to share all informations about it. god bless you

    1. seandainya study andiero sudah memasuki tahapan akhir, saya pikir udah saatnya untuk melakukan penjajakan terhadap beasiswa yang di inginkan. Toh tdk ada salahnya untuk mencoba. Tetap semangat..

  3. saya mahasiswa pasca Undiksha singaraja bali akan selesai tahun ini, minta tolong kirimkan alamat perguruan tinggi malaysia, australia yang memliki program S3 penelitian dan evaluasi pendidikan. saya tunggu infoya di email. thanks.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s