Kekhawatiran sejumlah masyarakat akan adanya aktivitas berlebih matahari pada tahun 2012 atau yang disebut dengan badai matahari 2012 diprediksi benar adanya. Ini merupakan siklus matahari yang biasa terjadi 11 tahun sekali. Berbahaya kah?
Menurut Clara Yono Yatini, Kepala Bidang Matahari Antariksa LAPAN, siklus rutin ini menunjukkan adanya masa awal, puncak dan akhir siklus. Nah, aktivitas matahari saat awal dan akhir siklus cenderung tenang. Sebaliknya, puncak aktivitas matahari terjadi saat siklus matahari mencapai puncaknya.
Biasanya saat masa puncak tersebut, terjadi aktivitas berlebih di matahari. Mulai dari bintik matahari (sunspot), lidah api (flare) dan badai matahari. Puncak aktivitas matahari yang diperkirakan akan terjadi pada 2012, disebutkan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) dapat menimbulkan badai matahari.
Profesor riset astronomi Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Thomas Djamaluddin, memperkirakan puncak aktivitas pusat tata surya kita, yaitu matahari, akan terjadi antara tahun 2012 hingga 2013.
Menurut Thomas, Badai matahari merupakan dampak dari puncak aktivitas matahari. Dampak terburuk dari fenomena ini adalah terganggunya teknologi satelit, komunikasi, navigasi dan induksi trafo listrik.
