Departemen Kesehatan Menawarkan Mediasi Untuk Mendamaikan Prita Mulyasari dan RS. Omni

Episode baru telah di mulai dalam sengketa kasus pencemaran nama RS Omni International. Ketika sebelumnya RS Omni international melalui kuasa hukumnya dengan getolnya terus berusaha memperjuangkan “hak”nya yang merasa tertindas karena email dari Prita Mulyasari, dan sekarang ini Departemen Kesehatan mencoba memberi warna baru dalam episode pengadilan untuk rakyat kecil.

Departemen Kesehatan menawarkan mediasi untuk mendamaikan Prita Mulyasari dan Rumah Sakit Internasional Omni Alam Sutera. Namun, hingga kini perdamaian atas kasus pencemaran nama baik yang dilakukan Prita terhadap RS Omni itu belum menemui titik temu.

“Jika draf perjanjian ini ditandatangani, kami sepakat perkara perdata dicabut dan membebaskan Prita dari ganti rugi yang dibutuhkan. Tapi dari pihak kuasa hukum Prita meminta pidana dicabut. Masalahnya ini kan bukan kewenangan kami,” kata kuasa hukum RS Omni, Risma Situmorang.
Continue reading

Koin Keadilan Untuk Prita

Masih ingatkah Anda dengan Prita Mulyasari? Seorang ibu rumah tangga yang terjerat pelanggaran Pasal 27 ayat (3) jo Pasal 45 ayat 1 UU Nomor 11 tahun 2008 tentang ITE dan pencemaran nama baik.

Wanita 32 tahun ini didakwa telah mencemarkan nama baik dua dokter Rumah Sakit Omni Internasional, Grace Hilda Yar Nel Nela dan Henki Gozal dengan mengirimkan surat elektronik (email) ke 20 alamat email temannya. Dalam surat tersebut Prita mengeluhkan pelayanan yang diberikan RS Omni Internasional. Dalam waktu singkat email itu beredar luas di sejumlah milis dan blog. Surat itu pun terbaca manajemen RS Omni Internasional. Atas keluhan Prita, rumah sakit di kawasan Alam Sutera itu kemudian menyeret Prita ke jalur hukum dengan tuduhan pencemaran nama baik.
Continue reading

ABC Goes To Blang Pidie (Writing and Blogging Training)

Landscape di geumpang, nice viewJam 11 pagi, roda mobil kijang kapsul warna biru dongker mulai berputar. Ini menjadi awal perjalanan tim ABC ke Blang Pidie. Mobil kami arahkan ke komplek IAIN, kediamannya bang Aneuk (haji QQ .red). Kami mengambil rute daerah perkampungan yang menurut kami agak sepi dan memudahkan dalam mengendalikan si “kijang”. Bang aneuk yang menjadi first driver yang di bantu oleh saya (haji doank .red) sebagai co-driver. “buset, spionnya ini pagimane sih? Koq mereng-mereng gini” keluhan pertama yang keluar dari bang aneuk. Memang sih, kondisi mobilnya sedikit kronis hanum. Tape rusak, pintu ndak bisa di kunci, belum lagi di tunjang dengan surat lapor yang udah expire. Huff…

Pembicaraan santai dan penuh canda selalu mewarnai perjalanan ini.  Padlee (Haji fad .red), selalu membuat kami semua menjadi tertawa. Bang aneuk tetap konsentrasi penuh. Saya, tetap berposisi sebagai co-driver yang patuh. Gimana dengan kang Martha ? Aduhh.. Akang yang satu ini, menjadikan perjalanan ini sebagai media mencari inspirasi. Dan seperti kata banyak orang, tidur adalah saat-saat yang tepat untuk mencari inspirasi, dan Kang Martha tidak menyia-nyiakan kesempatan ini. Tidur menjadi aktifitas utamanya dalam perjalanan ini. Memanfaatkan momen semaksimal mungkin. Kurang lebih begitulah fenomena Kang Martha pada saat itu.

Continue reading

Sepak Bola

” ahhhhh……. kenapa gak gol, padahal dia cuma berhadapan dengan kiper?? “

kata-kata itu ramai terdengar di sebuah warung kopi pojokan di banda aceh, dan tak lama kemudian.. GOOOLLLLL. Kembali suara penonton riuh rendah dan kembali bersemangat menyaksikan sebuah hiburan yang tak akan lekang oleh zaman.

ya…. itulah sepak bola..

Padahal pemain cuma dengan susah payah mencoba untuk mengejar bola, akan tetapi begitu bolanya di dapat, eh… malahan di tendang lagi. Kayak orang gak da kerjaan.. hehehehe..

Continue reading

selamat Hari Ibu

Dalam keseharian kita, tanpa ataupun di sengaja, kita kerap melupakan satu sosok yang begitu berjasa kepada kita. Kita lebih sering menelpon, sms, dan bahkan mengirim e-mail kepada kawan dan pacar kita. Padahal, tanpa peran ibu, mungkin kita takkan pernah bisa menikmati indahnya dunia ini.

ya…

Kita kerap melupakan dia, yaitu IBU kita…

Hari ini, 22 Desember, kita mungkin tidak begitu mengganggap akan nilai history dari tanggal ini. Kita akan lebih menghargai hari ini karena hari ini kita bisa santai dan sedikit melepas rasa penat setelah lelah bekerja 5 hari sebelumnya. Sedikit dari kita yang tau kalau hari ini adalah HARI IBU.

Continue reading