Beasiswa S2 dan S3 Untuk 300 Mahasiswa Indonesia dari ADS

Pemerintah Australia menawarkan beasiswa S2 dan S3 bagi 300 mahasiswa Indonesia pada 2010 melalui Australian Development Scholarships (ADS). Pendaftaran mulai 7 Juni dan ditutup 27 Agustus.

Koordinator ADS Ninuk Kristiani di Makassar, Rabu 31 Maret 2010, mengatakan beasiswa terbuka untuk sektor pemerintahan dan swasta. Pembagian beasiswa meliputi 200 untuk PNS dan 100 untuk umum.

Bidang studi yang ditawarkan, meliputi peningkatan kemampuan SDM Indonesia, pembangunan yang mendukung pertumbuhan berkelanjutan dan manajemen ekonomi, investasi untuk pembangunan manusia, demokrasi, keadilan dan pemerintahan yang baik, serta perdamaian.

Formulir pendaftaran beasiswa ADS bisa diperoleh di berbagai institusi seperti Pusdiklat tiap departemen, rektorat universitas negeri dan swasta, serta dapat di download di www.adsindonesia.or.id.

ADS merupakan program beasiswa yang dibiayai Pemerintah Australia melalui AusAID. Tujuan beasiswa ini untuk meningkatkan kerjasama antara Australia dan Indonesia.

Continue reading

Tips dan Trik Mendapatkan Beasiswa S2 dan S3

Tulisan ini timbul secara tidak sengaja, ketika ada teman yang menyapa saya via Yahoo Messenger. Topik bahasan ngalur ngidul itu berujung dengan pertanyaan “Gimana sih caranya biar aku bisa dapat beasiswa” ?

Prolog di di atas saya rasa hampir di alami oleh semua kita yang berharap untuk bisa melanjutkan pendidikan dengan “bantuan” beasiswa. Setelah berdiskusi dengan beberapa teman-teman yang sudah pernah mendapatkan beasiswa, saya mencoba membuat sedikit resume yang berjudul “tips mendapatkan beasiswa“. Tulisan ini ditujukan bagi pemula untuk persiapan meraih beasiswa S2/S3 di luar negeri. Bagi yang sudah perpengalaman mohon ditambahkan informasinya. Tips mendapatkan beasiswa berikut bersifat umum, untuk beasiswa-beasiswa tertentu mempunyai karakteristik yang berbeda.

1. Bahasa

Pertama kali kita harus belajar bahasa inggris, minimal TOEFL untuk ke Eropa dan negara2 lain kebanyakan 550 (paper-based toefl). Persyaratan bahasa tidak bisa ditawar-tawar lagi. Di negara common wealthnya Inggris terkadang pesyaratan bahasa sering lebih tinggi dari 550. Semakin mahir kita berbahasa inggris semakin besar peluang untuk mendapatkan beasiswa. Beasiswa seperti Jerman dan Jepang pun mempersyaratkan bahasa inggris 550. Setelah menguasai bahasa inggris sebaiknya mempelajari bahasa negara tujuan misal Jerman, Perancis atau Jepang. Akan tetapi jika memang kita misalnya sudah menetapkan akan sekolah di jerman, persyaratan TOEFL bisa kita ganti dengan kemampuan bahasa jerman yang baik.

Continue reading