Sejarah Valentine Day dan Hukum Merayakannya dalam Islam

Sejarah Valentine Days.

Menurut data dari Ensiklopedi Katolik, nama Valentinus diduga bisa merujuk pada tiga martir atau santo (orang suci) yang berbeda.

Hubungan antara ketiga martir ini dengan hari raya kasih sayang (valentine) tidak jelas. Bahkan Paus Gelasius I, pada tahun 496, menyatakan bahwa sebenarnya tidak ada yang diketahui mengenai martir-martir ini namun hari 14 Februari ditetapkan sebagai hari raya peringatan santo Valentinus. Ada yang mengatakan bahwa Paus Gelasius I sengaja menetapkan hal ini untuk mengungguli hari raya Lupercalia yang dirayakan pada tanggal 15 Februari.

Santo atau Orang Suci yang di maksud yaitu :

  • Pastur di Roma
  • Uskup Interamna (modern Terni)
  • Martir di provinsi Romawi Afrika.

Sisa-sisa kerangka yang digali dari makam Santo Hyppolytus, diidentifikasikan sebagai jenazah St. Valentinus. Kemudian ditaruh dalam sebuah peti dari emas dan dikirim ke gereja Whitefriar Street Carmelite Church di Dublin, Irlandia. Jenazah ini telah diberikan kepada mereka oleh Paus Gregorius XVI pada tahun 1836. Banyak wisatawan sekarang yang berziarah ke gereja ini pada hari Valentine (14 Februari), di mana peti dari emas diarak dalam sebuah prosesi dan dibawa ke sebuah altar tinggi. Pada hari itu dilakukan sebuah misa yang khusus diadakan dan dipersembahkan kepada para muda-mudi dan mereka yang sedang menjalin hubungan cinta.

Hari raya Valentine Days ini dihapus dari kalender gerejawi pada tahun 1969 sebagai bagian dari sebuah usaha yang lebih luas untuk menghapus santo-santo yang asal-muasalnya tidak jelas, meragukan dan hanya berbasis pada legenda saja. Namun pesta ini masih dirayakan pada paroki-paroki tertentu.

Hukum Merayakan Valentine Dalam Islam

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah melarang untuk mengikuti tata cara peribadatan selain Islam, artinya, ” Barangsiapa meniru suatu kaum, maka ia termasuk dari kaum tersebut ” (HR. At-Tirmidzi) .

Ibnu Qayyim al-Jauziyah berkata, ” Memberikan ucapan selamat terhadap acara ritual orang kafir yang khusus bagi mereka, telah disepakati bahwa perbuatan tersebut HARAM “.

Mengapa ? karena berarti ia telah memberi selamat atas perbuatan mereka yang menyekutukan Allah subhanahu wata’ala. Bahkan perbuatan tersebut lebih besar dosanya di sisi Allah subhanahu wata’ala dan lebih dimurkai dari pada memberi selamat atas perbuatan minum khamar atau membunuh.

Syaikh Muhammad al-Utsaimin ketika ditanya tentang Valentine’s Day mengatakan, ” Merayakan Hari Valentine itu tidak boleh ”, karena alasan berikut :

Pertama : Ia merupakan hari raya bid’ah yang tidak ada dasar hukumnya di dalam syari’at Islam.

Kedua : Ia dapat menyebabkan hati sibuk dengan perkara-perkara rendahan seperti ini yang sangat bertentangan dengan petunjuk para salaf shalih (pendahulu kita) -semoga Allah meridhai mereka-.

Contoh kasus : ada seorang gadis mengatakan bahwa ia tidak mengikuti keyakinan mereka, hanya saja hari Valentine tersebut secara khusus memberikan makna cinta dan suka citanya kepada orang-orang yang memperingatinya.

Saudaraku!! Ini adalah suatu kelalaian, mengadakan pesta pada hari tersebut bukanlah sesuatu yang sepele, tapi lebih mencerminkan pengadopsian nilai-nilai Barat yang tidak memandang batasan normatif dalam pergaulan antara pria dan wanita sehingga saat ini kita lihat struktur sosial mereka menjadi porak-poranda. Hendaknya setiap muslim merasa bangga dengan agamanya, tidak menjadi orang yang tidak mempunyai pegangan dan ikut-ikutan. Semoga Allah subhanahu wata’ala melindungi kaum muslimin dari segala fitnah (ujian hidup), yang tampak ataupun yang tersembunyi dan semoga meliputi kita semua dengan bimbingan-Nya.

Di dalam ayat lainnya, artinya, ” Kamu tidak akan mendapati sesuatu kaum yang beriman kepada Allah dan hari Akhirat, saling berkasih sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya.” (Al-Mujadilah: 22).

Jadi, kesimpulan dari hukum Perayaan Valentine adalah sebagai berikut :

Seorang muslim dilarang untuk meniru-niru kebiasan orang-orang di luar Islam, apalagi jika yang ditiru adalah sesuatu yang berkaitan dengan keyakinan, pemikiran dan adat kebiasaan mereka.

Bahwa mengucapkan selamat terhadap acara kekufuran adalah lebih besar dosanya dari pada mengucapkan selamat kepada kemaksiatan seperti meminum minuman keras dan sebagainya.

Haram hukumnya umat Islam ikut merayakan Hari Raya orang-orang di luar Islam.

Valentine’s Day adalah Hari Raya di luar Islam untuk memperingati pendeta St. Valentin yang dihukum mati karena menentang Kaisar yang melarang pernikahan di kalangan pemuda. Oleh karena itu tidak boleh ummat Islam memperingati hari Valentine’s tersebut.

Sumber :

About these ads

129 thoughts on “Sejarah Valentine Day dan Hukum Merayakannya dalam Islam”

  1. apa pun asal kata Valentine – hari Valentine itu ga ada hubungannya sama agama tertentu. Sebenernya hari valentine itu sejajar dengan hari bumi (hari khusus untuk lebih menyayangi bumi – apa di luar hari bumi kita tidak menyayangi bumi?), hari ibu (hari khusus untuk lebih menghormati ibu – apa di luar hari ibu kita tidak menghormati ibu?), hari penghematan listrik (hari khusus untuk merayakan penghematan listrik – apa di luar hari penghematan listrik kita ga menghemat listrik?). masalahnya, hari valentine itu secara maksimal dimanfaatkan oleh para kapitalis. Hari valentine itu produk kapitalis yang bertujuan mengeruk keuntungan dengan dalih “merayakan”.

    1. Anda itu bukan beragama Islam…Orang yang hatinya sudah ditutup sama Allah,tidak bisa membedakan mana yang baik bagi nya dan mana yang buruk.sesungguhnya itu adalah sejelek” nya kaum..Na’udzubillah

      1. Cerita yang mengada-ada…kalau ga mo ikutan valentine ya sudah…jangan ngarang cerita…..dasar ilmu agama cetek…low perlu taw di agama katolik pun tidak ada pernyataan dan kewajiban bagi umatnya untuk merayakan valentine, jadi ga ada hubungannya sama agama bro…., valentine hanya tradisi barat yang untuk mengungkapkan kasih sayang terhadap sesama, wajar lah kalau hal baik berkembang, buka mata hatimu bro…

      2. Apapun alasannya, kita tidak dapat menerima kebudayaan import dari luar yang nyata-nyata bertentangan dengan keyakinan (akidah) kita. Janganlah kita mengotori akidah kita dengan dalih toleransi dan setia kawan. Kerana kalau dikata toleransi, Islamlah yang paling toleransi di dunia.

    1. KALAU LOE BILANG GITU SAMA AJA MENGHINA ORNG KRISTEN KATOLIK!!!!

      HARI VALENTINE ITU HARI KHUSUS BAGI ORNG KRISTEN KATOLIK UNTUK MERAYAKAN SANTO VALENTINE SEBAGAI ORNG KUDUS!!!!!

      1. sy yakin mksud penulis bkn mnghina keyakinan orang, tp mengingatkn/ menyadarkan tmn seimanny agar tdk ikut2 an merayakn perayaan umat lain yg brtntangn dg aqidahnya.

  2. Ilmu Itu Adalah Cahaya Yang Menyinari Pemiliknya

    Sejarah Valentine

    Merayakan Valentine Day, Berarti Ikut Menuhankan Yesus

    Di hari-hari ini, sesekali pergilah ke mall atau supermarket besar yang ada di kota Anda. Lihatlah interior mall atau supermarket tersebut. Anda pasti menjumpai interiornya dipenuhi pernak-pernik—apakah itu berbentuk pita, bantal berbentuk hati, boneka beruang, atau rangkaian bunga—yang didominasi dua warna: pink dan biru muda.
    Dan Anda pasti mafhum, sebentar lagi kebanyakan anak-anak muda seluruh dunia akan merayakan Hari Kasih Sayang atau yang lebih tenar distilahkan dengan Valentine Day.
    Momentum ini sangat disukai anak-anak remaja, terutama remaja perkotaan. Karena di hari itu, 14 Februari, mereka terbiasa merayakannya bersama orang-orang yang dicintai atau disayanginya, terutama kekasih. Valentine Day memang berasal dari tradisi Kristen Barat, namun sekarang momentum ini dirayakan di hampir semua negara, tak terkecuali negeri-negeri Islam besar seperti Indonesia.
    Sayangnya, tidak semua anak-anak remaja memahami dengan baik esensi dari Valentine Day. Mereka menganggap perayaan ini sama saja dengan perayaan-perayaan lain seperti Hari Ibu, Hari Pahlawan, dan sebagainya. Padahal kenyataannya sama sekali berbeda.
    Hari Ibu, Hari Pahlawan, dan semacamnya sedikit pun tidak mengandung muatan religius. Sedangkan Valentine Day sarat dengan muatan religius, bahkan bagi orang Islam yang ikut-ikutan merayakannya, hukumnya bisa musyrik, karena merayakan Valentine Day tidak bisa tidak berarti juga ikut mengakui Yesus sebagai Tuhan. Naudzubilahi min Dzalik. Mengapa demikian?
    SEJARAH VALENTINE DAY
    Sesungguhnya, belum ada kesepakatan final di antara para sejarawan tentang apa yang sebenarnya terjadi yang kemudian diperingati sebagai hari Valentine. Dalam buku ‘Valentine Day, Natal, Happy New Year, April Mop, Hallowen: So What?” (Rizki Ridyasmara, Pusaka Alkautsar, 2005), sejarah Valentine Day dikupas secara detil. Inilah salinannya:
    Ada banyak versi tentang asal dari perayaan Hari Valentine ini. Yang paling populer memang kisah dari Santo Valentinus yang diyakini hidup pada masa Kaisar Claudius II yang kemudian menemui ajal pada tanggal 14 Februari 269 M. Namun ini pun ada beberapa versi. Yang jelas dan tidak memiliki silang pendapat adalah kalau kita menelisik lebih jauh lagi ke dalam tradisi paganisme (dewa-dewi) Romawi Kuno, sesuatu yang dipenuhi dengan legenda, mitos, dan penyembahan berhala.
    Menurut pandangan tradisi Roma Kuno, pertengahan bulan Februari memang sudah dikenal sebagai periode cinta dan kesuburan. Dalam tarikh kalender Athena kuno, periode antara pertengahan Januari dengan pertengahan Februari disebut sebagai bulan Gamelion, yang dipersembahkan kepada pernikahan suci Dewa Zeus dan Hera.
    Di Roma kuno, 15 Februari dikenal sebagai hari raya Lupercalia, yang merujuk kepada nama salah satu dewa bernama Lupercus, sang dewa kesuburan. Dewa ini digambarkan sebagai laki-laki yang setengah telanjang dan berpakaian kulit kambing.
    Di zaman Roma Kuno, para pendeta tiap tanggal 15 Februari akan melakukan ritual penyembahan kepada Dewa Lupercus dengan mempersembahkan korban berupa kambing kepada sang dewa. Setelah itu mereka minum anggur dan akan lari-lari di jalan-jalan dalam kota Roma sambil membawa potongan-potongan kulit domba dan menyentuh siapa pun yang mereka jumpai. Para perempuan muda akan berebut untuk disentuh kulit kambing itu karena mereka percaya bahwa sentuhan kulit kambing tersebut akan bisa mendatangkan kesuburan bagi mereka. Sesuatu yang sangat dibanggakan di Roma kala itu.
    Perayaan Lupercalia adalah rangkaian upacara pensucian di masa Romawi Kuno yang berlangsung antara tanggal 13-18 Februari, di mana pada tanggal 15 Februari mencapai puncaknya. Dua hari pertama (13-14 Februari), dipersembahkan untuk dewi cinta (Queen of Feverish Love) bernama Juno Februata.
    Pada hari ini, para pemuda berkumpul dan mengundi nama-nama gadis di dalam sebuah kotak. Lalu setiap pemuda dipersilakan mengambil nama secara acak. Gadis yang namanya ke luar harus menjadi kekasihnya selama setahun penuh untuk bersenang-senang dan menjadi obyek hiburan sang pemuda yang memilihnya.
    Keesokan harinya, 15 Februari, mereka ke kuil untuk meminta perlindungan Dewa Lupercalia dari gangguan serigala. Selama upacara ini, para lelaki muda melecut gadis-gadis dengan kulit binatang. Para perempuann itu berebutan untuk bisa mendapat lecutan karena menganggap bahwa kian banyak mendapat lecutan maka mereka akan bertambah cantik dan subur.
    Ketika agama Kristen Katolik masuk Roma, mereka mengadopsi upacara paganisme (berhala) ini dan mewarnainya dengan nuansa Kristiani. Antara lain mereka mengganti nama-nama gadis dengan nama-nama Paus atau Pastor. Di antara pendukungnya adalah Kaisar Konstantine dan Paus Gregory I.
    Agar lebih mendekatkan lagi pada ajaran Kristen, pada 496 M Paus Gelasius I menjadikan upacara Romawi Kuno ini menjadi Hari Perayaan Gereja dengan nama Saint Valentine’s Day untuk menghormati Santo Valentine yang kebetulan meninggal pada tanggal 14 Februari.
    Tentang siapa sesungguhnya Santo Valentinus sendiri, seperti telah disinggung di muka, para sejarawan masih berbeda pendapat. Saat ini sekurangnya ada tiga nama Valentine yang meninggal pada 14 Februari. Seorang di antaranya dilukiskan sebagai orang yang mati pada masa Romawi. Namun ini pun tidak pernah ada penjelasan yang detil siapa sesungguhnya “St. Valentine” termaksud, juga dengan kisahnya yang tidak pernah diketahui ujung-pangkalnya karena tiap sumber mengisahkan cerita yang berbeda.
    Menurut versi pertama, Kaisar Claudius II yang memerintahkan Kerajaan Roma berang dan memerintahkan agar menangkap dan memenjarakan Santo Valentine karena ia dengan berani menyatakan tuhannya adalah Isa Al-Masih, sembari menolak menyembah tuhan-tuhannya orang Romawi. Orang-orang yang bersimpati pada Santo Valentine lalu menulis surat dan menaruhnya di terali penjaranya.
    Versi kedua menceritakan, Kaisar Claudius II menganggap tentara muda bujangan lebih tabah dan kuat di dalam medan peperangan daripada orang yang menikah. Sebab itu kaisar lalu melarang para pemuda yang menjadi tentara untuk menikah. Tindakan kaisar ini diam-diam mendapat tentangan dari Santo Valentine dan ia secara diam-diam pula menikahkan banyak pemuda hingga ia ketahuan dan ditangkap. Kaisar Cladius memutuskan hukuman gantung bagi Santo Valentine. Eksekusi dilakukan pada tanggal 14 Februari 269 M.
    TRADISI KIRIM KARTU
    Selain itu, tradisi mengirim kartu Valentine itu sendiri tidak ada kaitan langsung dengan Santo Valentine. Pada tahun 1415 M, ketika Duke of Orleans dipenjara di Tower of London, pada perayaan hari gereja mengenang St. Valentine tanggal 14 Februari, ia mengirim puisi kepada isterinya di Perancis.
    Oleh Geoffrey Chaucer, penyair Inggris, peristiwa itu dikaitkannya dengan musim kawin burung-burung dalam puisinya.
    Lantas, bagaimana dengan ucapan “Be My Valentine?” yang sampai sekarang masih saja terdapat di banyak kartu ucapan atau dinyatakan langsung oleh pasangannya masing-masing? Ken Sweiger mengatakan kata “Valentine” berasal dari bahasa Latin yang mempunyai persamaan dengan arti: “Yang Maha Perkasa, Yang Maha Kuat, dan Yang Maha Kuasa”. Kata ini sebenarnya pada zaman Romawi Kuno ditujukan kepada Nimrod dan Lupercus, tuhan orang Romawi.
    Disadari atau tidak, demikian Sweiger, jika seseorang meminta orang lain atau pasangannya menjadi “To be my Valentine?”, maka dengan hal itu sesungguhnya kita telah terang-terangan melakukan suatu perbuatan yang dimurkai Tuhan, istilah Sweiger, karena meminta seseorang menjadi “Sang Maha Kuasa” dan hal itu sama saja dengan upaya menghidupkan kembali budaya pemujaan kepada berhala.
    Adapun Cupid (berarti: the desire), si bayi atau lelaki rupawan setengah telanjang yang bersayap dengan panah adalah putra Nimrod “the hunter” dewa Matahari. Disebut tuhan Cinta, karena ia begitu rupawan sehingga diburu banyak perempuan bahkan dikisahkan bahwa ibu kandungnya sendiri pun tertarik sehingga melakukan incest dengan anak kandungnya itu!
    Silang sengketa siapa sesungguhnya Santo Valentine sendiri juga terjadi di dalam Gereja Katolik sendiri. Menurut gereja Katolik seperti yang ditulis dalam The Catholic Encyclopedia (1908), nama Santo Valentinus paling tidak merujuk pada tiga martir atau santo (orang suci) yang berbeda, yakni: seorang pastur di Roma, seorang uskup Interamna (modern Terni), dan seorang martir di provinsi Romawi Afrika. Koneksi antara ketiga martir ini dengan Hari Valentine juga tidak jelas.
    Bahkan Paus Gelasius II, pada tahun 496 menyatakan bahwa sebenarnya tidak ada yang diketahui secara pasti mengenai martir-martir ini, walau demikian Gelasius II tetap menyatakan tanggal 14 Februari tiap tahun sebagai hari raya peringatan Santo Valentinus.
    Ada yang mengatakan, Paus Gelasius II sengaja menetapkan hal ini untuk menandingi hari raya Lupercalia yang dirayakan pada tanggal 15 Februari.
    Sisa-sisa kerangka yang digali dari makam Santo Hyppolytus di Via Tibertinus dekat Roma, diidentifikasikan sebagai jenazah St. Valentinus. Jenazah itu kemudian ditaruh dalam sebuah peti emas dan dikirim ke Gereja Whitefriar Street Carmelite Church di Dublin, Irlandia. Jenazah ini telah diberikan kepada mereka oleh Paus Gregorius XVI pada 1836.
    Banyak wisatawan sekarang yang berziarah ke gereja ini pada hari Valentine, di mana peti emas diarak dalam sebuah prosesi khusyuk dan dibawa ke sebuah altar tinggi di dalam gereja. Pada hari itu, sebuah misa khusus diadakan dan dipersembahkan kepada para muda-mudi dan mereka yang sedang menjalin hubungan cinta. Hari raya ini dihapus dari kalender gerejawi pada tahun 1969 dengan alasan sebagai bagian dari sebuah usaha gereja yang lebih luas untuk menghapus santo dan santa yang asal-muasalnya tidak bisa dipertanggungjawabkan karena hanya berdasarkan mitos atau legenda. Namun walau demikian, misa ini sampai sekarang masih dirayakan oleh kelompok-kelompok gereja tertentu.
    Jelas sudah, Hari Valentine sesungguhnya berasal dari mitos dan legenda zaman Romawi Kuno di mana masih berlaku kepercayaan paganisme (penyembahan berhala). Gereja Katolik sendiri tidak bisa menyepakati siapa sesungguhnya Santo Valentine yang dianggap menjadi martir pada tanggal 14 Februari. Walau demikian, perayaan ini pernah diperingati secara resmi Gereja Whitefriar Street Carmelite Church di Dublin, Irlandia dan dilarang secara resmi pada tahun 1969. Beberapa kelompok gereja Katolik masih menyelenggarakan peringatan ini tiap tahunnya.
    KEPENTINGAN BISNIS
    Kalau pun Hari Valentine masih dihidup-hidupkan hingga sekarang, bahkan ada kesan kian meriah, itu tidak lain dari upaya para pengusaha yang bergerak di bidang pencetakan kartu ucapan, pengusaha hotel, pengusaha bunga, pengusaha penyelenggara acara, dan sejumlah pengusaha lain yang telah meraup keuntungan sangat besar dari event itu.
    Mereka sengaja, lewat kekuatan promosi dan marketingnya, meniup-niupkan Hari Valentine Day sebagai hari khusus yang sangat spesial bagi orang yang dikasihi, agar dagangan mereka laku dan mereka mendapat laba yang amat sangat besar. Inilah apa yang sering disebut oleh para sosiolog sebagai industrialisasi agama, di mana perayaan agama oleh kapitalis dibelokkan menjadi perayaan bisnis.
    PESTA KEMAKSIATAN
    Christendom adalah sebutan lain untuk tanah-tanah atau negeri-negeri Kristen di Barat. Awalnya hanya merujuk pada daratan Kristen Eropa seperti Inggris, Perancis, Belanda, Jerman, dan sebagainya, namun dewasa ini juga merambah ke daratan Amerika.
    Orang biasanya mengira perayaan Hari Valentine berasal dari Amerika. Namun sejarah menyatakan bahwa perayaan Hari Valentine sesungguhnya berasal dari Inggris. Di abad ke-19, Kerajaan Inggris masih menjajah wilayah Amerika Utara. Kebudayaan Kerajaan inggris ini kemudian diimpor oleh daerah koloninya di Amerika Utara.
    Di Amerika, kartu Valentine pertama yang diproduksi secara massal dicetak setelah tahun 1847 oleh Esther A. Howland (1828 – 1904) dari Worcester, Massachusetts. Ayahnya memiliki sebuah toko buku dan toko peralatan kantor yang besar. Mr. Howland mendapat ilham untuk memproduksi kartu di Amerika dari sebuah kartu Valentine Inggris yang ia terima. Upayanya ini kemudian diikuti oleh pengusaha-pengusaha lainnya hingga kini.
    Sejak tahun 2001, The Greeting Card Association (Asosiasi Kartu Ucapan AS) tiap tahun mengeluarkan penghargaan “Esther Howland Award for a Greeting Card Visionary” kepada perusahaan pencetak kartu terbaik.
    Sejak Howland memproduksi kartu ucapan Happy Valentine di Amerika, produksi kartu dibuat secara massal di selutuh dunia. The Greeting Card Association memperkirakan bahwa di seluruh dunia, sekitar satu milyar kartu Valentine dikirimkan per tahun. Ini adalah hari raya terbesar kedua setelah Natal dan Tahun Baru (Merry Christmast and The Happy New Year), di mana kartu-kartu ucapan dikirimkan. Asosiasi yang sama juga memperkirakan bahwa para perempuanlah yang membeli kurang lebih 85% dari semua kartu valentine.
    Mulai pada paruh kedua abad ke-20, tradisi bertukaran kartu di Amerika mengalami diversifikasi. Kartu ucapan yang tadinya memegang titik sentral, sekarang hanya sebagai pengiring dari hadiah yang lebih besar. Hal ini sering dilakukan pria kepada perempuan. Hadiah-hadiahnya bisa berupa bunga mawar dan coklat. Mulai tahun 1980-an, industri berlian mulai mempromosikan hari Valentine sebagai sebuah kesempatan untuk memberikan perhiasan kepada perempuan pilihan.
    Di Amerika Serikat dan beberapa negara Barat, sebuah kencan pada hari Valentine sering ditafsirkan sebagai permulaan dari suatu hubungan yang serius. Ini membuat perayaan Valentine di sana lebih bersifat ‘dating’ yang sering di akhiri dengan tidur bareng (perzinaan) ketimbang pengungkapan rasa kasih sayang dari anak ke orangtua, ke guru, dan sebagainya yang tulus dan tidak disertai kontak fisik. Inilah sesungguhnya esensi dari Valentine Day.
    Perayaan Valentine Day di negara-negara Barat umumnya dipersepsikan sebagai hari di mana pasangan-pasangan kencan boleh melakukan apa saja, sesuatu yang lumrah di negara-negara Barat, sepanjang malam itu. Malah di berbagai hotel diselenggarakan aneka lomba dan acara yang berakhir di masing-masing kamar yang diisi sepasang manusia berlainan jenis. Ini yang dianggap wajar, belum lagi party-party yang lebih bersifat tertutup dan menjijikan.
    IKUT MENGAKUI YESUS SEBAGAI TUHAN
    Tiap tahun menjelang bulan Februari, banyak remaja Indonesia yang notabene mengaku beragama Islam ikut-ikutan sibuk mempersiapkan perayaan Valentine. Walau sudah banyak di antaranya yang mendengar bahwa Valentine Day adalah salah satu hari raya umat Kristiani yang mengandung nilai-nilai akidah Kristen, namun hal ini tidak terlalu dipusingkan mereka. “Ah, aku kan ngerayaain Valentine buat fun-fun aja…, ” demikian banyak remaja Islam bersikap. Bisakah dibenarkan sikap dan pandangan seperti itu?
    Perayaan Hari Valentine memuat sejumlah pengakuan atas klaim dogma dan ideologi Kristiani seperti mengakui “Yesus sebagai Anak Tuhan” dan lain sebagainya. Merayakan Valentine Day berarti pula secara langsung atau tidak, ikut mengakui kebenaran atas dogma dan ideologi Kristiani tersebut, apa pun alasanya.
    Nah, jika ada seorang Muslim yang ikut-ikutan merayakan Hari Valentine, maka diakuinya atau tidak, ia juga ikut-ikutan menerima pandangan yang mengatakan bahwa “Yesus sebagai Anak Tuhan” dan sebagainya yang di dalam Islam sesungguhnya sudah termasuk dalam perbuatan musyrik, menyekutukan Allah SWT, suatu perbuatan yang tidak akan mendapat ampunan dari Allah SWT. Naudzubillahi min dzalik!
    “Barang siapa meniru suatu kaum, maka ia termasuk dari kaum tersebut, ” Demikian bunyi hadits Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Tirmidzi.
    Ibnul Qayyim Al-Jauziyah rahimahullah juga berkata, “Memberi selamat atas acara ritual orang kafir yang khusus bagi mereka, telah disepakati bahwa perbuatan tersebut haram. Semisal memberi selamat atas hari raya dan puasa mereka, dengan mengucapkan, “Selamat hari raya!” dan sejenisnya. Bagi yang mengucapkannya, kalau pun tidak sampai pada kekafiran, paling tidak itu merupakan perbuatan haram. Berarti ia telah memberi selamat atas perbuatan mereka yang menyekutukan Allah. Bahkan perbuatan tersebut lebih besar dosanya di sisi Allah dan lebih dimurkai dari pada memberi selamat atas perbuatan minum khamar atau membunuh. Banyak orang yang kurang mengerti agama terjerumus dalam suatu perbuatan tanpa menyadari buruknya perbuatan tersebut. Ia telah menyiapkan diri untuk mendapatkan kemarahan dan kemurkaan Allah. ”
    Allah SWT sendiri di dalam Qur’an surat Al-Maidah ayat 51 melarang umat Islam untuk meniru-niru atau meneladani kaum Yahudi dan Nasrani, “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin(mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa di antara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim.” Wallahu’alam

    1. gw setuju dengan perkataan elymart “Lebih baik kita mengkritisi diri sendiri.
      Kalau saya melihat komentar-komentar di atas, sepertinya mengarah ke iri karena mereka memiliki valentine.”
      bukan hanya sepertinya mengarah ke iri hati lagi, tapi memang sudah iri hati. soalya banyak sekali para pemikir2, cndikiawan2 yang beragama non muslim, seperti CHARLES DARWIN, JAMES WATT, ALEXANDER GRAHAM BELL dan masih banyak lagi orang2 kristen yang berjasa untuk kemajuan bumi. karena cemburu maka timbullah keinginan untuk menghancurkan hal2 tersebut, itu sebabnya banyak orang muslim yang menjadi tetoris.

      mungkin anda belum tw gmn sejarah TK (taman kanak2). taman kanak2 itu mulanya dari gereja katolik di roma. ini di buat karena pada saat ibadah orng katolik terkenal dengan kekusukanya, sampai2 pd saat beribadah itu kita bisa degar suara jarum jatuh, dan suara detik jam. karena saat itu banyak anak2 yang bermain-main karena belum mengerti membaca, memahami kotbah dll dalam ibadah, maka di buatlah ruangan(kelas) khusus untuk anak-anak unuk belajar membaca, mendengar cerita2 dongeng, dan permainan. hal ini di lakukan setiap hari minggu. karena hal ini berdampak positif bagi anak2 kecil maka, anak- anak itu diajarin setiap hari dan ahirnya terbentuklah sebuah instansi pendidikan untuk anak kecil. dan hal ini di terapkan oleh gereja2 katolik di seluruh dunia.

      “”Seorang muslim dilarang untuk meniru-niru kebiasan orang-orang di luar Islam, apalagi jika yang ditiru adalah sesuatu yang berkaitan dengan keyakinan, pemikiran dan adat kebiasaan mereka.”” ( ini adalah kutipan yang saya baca pada ulasan di atas)

      yang jadi pertanyaan megapa ada pelarangan perayaan valentine bagi muslim…????
      mengapa taman kanak2 tidak dilarang…????
      sedangkan sejarah ke 2 hal di atas sama-sama berasal dari agama di luar muslim…

      jd klo qt hayati secara bersama “HUKUM DaLaM muslim itu tidak konsisten, dan dapat berubah-ubah sesuai keinginan manusia.

      1. yak anda benar…. kalau valentine dilarang lebik baik TK juga dilarang karena meniru dari non muslim

      2. asal tau aja gan… cendikiawan muslim itu juga banyak… tau gak algoritma, aljabar itu nama apa???
        itu nama muslim…
        gk usah muna yah gan… rata2 muda-mudi ngerayaain valentine ujung2nya sex bebas.. ciuman yg jelas2 itu dilarang diagama Islam… gk tau klo agama laen…
        bahkan dinegara2 seperti rusia, valentine dilarang karena anak2 mudanya banayak yg sex bebas.. coba aja searching..
        makannya disini pembuat artikel kembali ngingetin terutama umat islam… yg bener2 islam bukan cuma islam bawaain lahir… yg gk pernah mikir… katakan yg hak itu hak dan yg bathil adalah bathil…

        jangan samain sama TK, itu kan menurut agan TK asalnya dari gereja, gw juga bisa buat versi gw sendiri… itu gk relevan namanya… yg namanya belajar gk TK, SD, SMP, SMA itu udah tuntutan hidup… sejarahnya panjang & lebih jauh dari pada cerita agan…

        Jadi buat umat islam yg bawain lahir… agama itu keyakinan, itu hubungan agan sama Allah… Inget kewajiban kita,, jangan cuma minta haknya mulu dipenuhi tapi kewajibannya gk pernah dilakuin… :)

  3. Merayakan Valentine Day, Berarti Ikut Menuhankan Yesus <– Menurut saya tidak juga, karna untuk MenTuhankan Yesus anda harus Percaya dari pribadi sendiri dan diBaptis.

    jadi soal Valentine atau skarang juga TOP dengan Fucklentine.. :D rasanya biar pribadi yang menilai.. karna untuk merayakan Kasih Sayang bukan hanya tanggal 14 saja.. tiap hari rasanya perlu…

    Salam Damai.. :)

  4. Ia..
    Valentine bener bener tidak jelas asal usulnya. Kita sebagai umat muslim, merayakan valentine adalah bukan suatu tradisi dan sangat sangat dilarang. Seperti kata HR Tarmizi, ” Barang siapa yang meniru suatu kaum, maka ia termasuk ke dalam kaum tersebut”. Na’udzubillamindzalik..

    1. sperti kata jirak td,
      mngapa TK (Taman Kanak2) tdk d haram kn oleh muslim ?????
      pdhal sejarah TK kan berasal dari non muslim

      1. karena skrg byk TK yg juga mngajarkn islam, budaya yg baik boleh diambil, yg gk jelas asal-usulx kyk v***n***e itu g ad mnfaatx jd ya tinggalkn aja, betul kagak, ntong?

      2. anda yakin sejarah TK dari gereja.. kenapa anda begitu yakin omongan si jirak…
        mas valentine itu ujung2nya maksiat.. gk percaya cek aja di seluruh dunia valentine itu ujung2nya sex…
        klo TK, SD, SMP, SMU dari katolik trus anda gk mo sekolah…
        tuntutan belajar itu gk cuma dari katolik semua agamana mengharusnkan umatnya pinter… jadi be smart….

  5. Mengapa hari kasih sayang dirayakan bersama-sama? Padahal masing-masing manusia berbeda tanggal pertama kali jatuh cinta. Berbeda juga tanggal istimewa memadu cinta. Ada yang di bulan Januari, bulan Syawal, bula Suro, dll.

  6. valentine itu bukan kasih sayang, tapi hanyalah rasa kasihan yang terjadi antara sesama manusia yang dipenggal dan di pancung. KASIHAAAANN…… jadi mengapa sampe di peringati segala dan ditetapkan tanggalnya. kalau gak salah ngapain valentine di pancung dan di bunuh. hehehe

  7. Kok kita sesama muslim senangnya mengomentari ajaran non muslim? Mau sehebat apapun cercaan kita, keberatan kita, hinaan kita, ke mereka itu tidak akan mengubah apapun. Lebih baik kita mengkritisi diri sendiri.
    Kalau saya melihat komentar-komentar di atas, sepertinya mengarah ke iri karena mereka memiliki valentine.

    1. ngapain ngriri, toh yang muslim aja ngerayain valentine
      tradisi valentine sendiri bukan dari indonesia, walaupun gw non muslim tpi gw gk pernah ngerayain valentine krna setiap hari itu adalah hari kasih sayang kepada keluarga kita terutama orang tua dan sebagai orang indonesia budaya valentine gak ada dalam kamus gw
      yang perlu kita informasikan dan perlu kita tegakkan adalah budaya bangsa kita, bangsa indonesia dan bukan mengadaptasi budaya luar

  8. @ Elymart : we Agree.. Refleksi diri, mending lebih baik daripada mencari-cari kekurangan dari ajaran agama lain..kita tahu Lakum dinukum waliyadin. Tidak usah mikir orang lain, pikirlah dirimu sendiri. Lakukan saja atau cuek. Itu kalao arti dalam bahasa gaulnya

    1. masalahnya umat islam udah kebanyakan pengaruh barat gan…n sedangkan agamanya sendiri gk dipelajarin… makanya gk ada salahnya saling ngingetin… bukannya sirik juga…

      rata2 orang yg ikut valentine itu pasti muda-mudi dan jatohnya maksiat… kita sebagai sesama umat Islam gk salah klo saling mengingatkan biar gk banyak yg ikut terjerumus…

  9. Sebagai seorang muslim kenapa kita tidak bangga dengan apa yang telah Allah anugerahkan berupa agama yang haq. Kenapa masih saja kita merayakan acara yang berasal dari agama lain? Marilah kita senantiasa melaksanakan sunnah-sunnah Rasulullah yang saat ini telah banyak dilupakan oleh umat Islam. Justru tidak sedikit dari kita yang banyak mengikuti ato bahkan merayakan perayaan yang bukan dari ajaran Islam. Inilah saatnya bagi kita untuk refleksi diri (pinjem kata-katanya bang jttcugm) sudahkah kita melaksanakan Islam dengan baik ato masih mengikuti ajaran-ajaran yang bukan dari Islam?

  10. Mohon maaf, saya belum bisa me-reply setiap komen dari kawan-kawan semua. Biar dengan alasan yang bagaimana, saya pribadi tetap meyakini, sebuah budaya yang “mempertaruhkan” akidah sebagai konsekuensi, itu bukanlah sesuatu yang layak di ikuti. Setiap manusia punya konsitensi keimanan dan keyakinan, dan setiap manusia punya akal sehingga mampu merasionalkan logika. akan tetapi, ketika logika itu di sandarkan pada akal manusia semata tanpa memandang pada hukum (Syariat), bisa di pastikan, alasan itu akan lebih mementingkan kepentingannya semata.

    Kadang kita kerap terbuai dengan permainan kata-kata, mengatas-namakan HAM dan sejenisnya, kerap kita mengenyampingkan Al-Qur’an dan Sunnah sebagai pedoman hidup. Sehingga, logika yang kita kembangkan semata-mata hanyalah bertumpu pada azas “keuntungan” diri pribadi.

    Mohon maaf bila tanggapan saya kurang berkenan, setidaknya, inilah yang menjadi opini saya pribadi. :).

    Silahkan berargumentasi dengan pandangan kawan-kawan.

  11. sebagai umat islam di larang untuk merayakan VALENTINE karna ga da sejarahnya dalm RASULULLAH SAW siapa saja yg merayakan berarti mereka bukan mat NABI MUHAMMAD SAW dan akan masuk neraka.

  12. saya setuju dgn kata para ulama bahwa hari valentine itu bkan lah hari spesial bwt agma khususnya umat islam…oky guys kita jgn mdah terpengaruh gaya hidup orang lain..

  13. salam kenal,kalian umat islam sok suci semua ya karena apa saya bilang gitu???banyak teroris kalangan muslim semua ya kalian anggap bahwa agama islam itu yang baik.hari valentine itu di rayakan semua bangsa di dunia ini termasuk negara muslim kalian bebas memilih bsa merayakan bsa juga tidak karna itu tak ada aturan ya.jadi klw mau tau sejarah ya kita gak pernah tahu karna banyak pendapat ya…mohon maaf klw perkataan ini saya perbuat

    1. yeee situ berani jamin klo islam emang teroris? emang situ tau drmna? tetanggax ya? mau aja dibodohin berita tv yg belum 100% bener, ck ck ck kasihaaann…
      betul kagak, ntong?

    2. Sy se7 Klo urusan mereyakan valentine itu urusan masing-masing pribadi, yg jelas agama saya mengharamkan n sy gak pernah rayain valentine itu, NGAPAIN….wkwkwkwk. Tp sy tdk se7 sm km ndul…kenapa km bilang teroris dr agama islam lantas km sebut jg islam agama yg tidak baik,…KAMU ITU SALAH BESAR, makanya perdalam agama islam, Islam itu agama penyempurna dr agama terdahulu menjadi agama keselamatan, open ur mind ndul…teroris itu gak diajarkan di islam, teroris itu bukan islam gitu yg betul…asal mencret aja loe ppunya mulut…

    3. agan tau gak… apa sebutan irlandia di negara eropa.. Europe terorist..
      DI irlandia dari dulu sering perang antar agama kristen katolik & protestan…
      jadi jangan asal menuduh…. dan anda mesti tahu seberapa banyak israel membunuh anak2… apa itu bukan teroris….

    1. sbar brow…g usah pd emosi,qt smua pny kpercyaan n kykinan msing2,hargai mreka jgn mlh sling mngejek…..qt bleh bljar brow yg baik qt bleh mnfaatny n yg mnrt u jlek y g ush d ikutin..ok brow
      slm BRANDAL noto jiwo[Bocah RANtau anDALan] slm kompak peace brow…

  14. knp valentine d h4ramkn dlm Islam??
    “baran6 si4pa m’niru suatu k4um , m4ka dia t’masuk 6olon6an t’sebut”
    (HR at Tirmidzi)
    merasa sb6ai c’oran6 muslim, harus Instropeksi diri d0nk.
    lbh bany4k baca akn apa i2 Islam,
    j6n hanya bz men6ikut oran6 lain y6 kita blom tnt t4u apa y6 d p’buat oran6 i2 benar atw salah.
    n untk y6 komen dr kalan6an non muslim,
    klian introspeksi diri ju6a, j6n men6ecam a6ama oran6 sembaran6n jk tdk m’n6etahui tntan6 Islam.
    Hanya oran6 tdk b’pendidikn y6 b’bicara tnp tau k’benaran

  15. klo menurut saya ya….kita merayakan hari valentine itu tidak ada salah asal tidak salah tujuannya….klo kita rayakan hari valentine hny untuk sekedar hura-hura ya jelas salahlah….tapi klo kita jadikan hari valentine itu sebagai hari untuk kita lebih mengasihi sesama kita dengan tidak bertentangan dengan kehendak Tuhan….menurut saya tidak salahnya sama sekali

    1. sampean agama apa? rasulullah lebih mngasihi semua umatx tidak hnya sehari saja, justru setiap hari bahkan menjelang detik kematian pun beliau masih memperdulikan umatnya

  16. orang yg ikut-ikutan merayakan ” VALENTINE ” adlah orang yg SESATTTT. . Krn mgkuti tnp tau mksudnya. . .
    jd kita sbg org islam mari kita hapus kebiasaan thu. . klo perlu kta pendam dalam-dalam kebiasaan thu…
    ayo sama-sama kita katakan VALENTINE DAY HARAM…

  17. .,hari valentine i2 haram hukumnua,,,
    .qt sebagai orang islam tidax boleh merayakannua,,,,
    .hari VALENTINE haram,,,,
    .di dalam agama islam tdax ada eanx namanua hari VALENTINE
    .jadi qt sebagai orang islam tidax boleh merayakannua,,,,,,,,,,

  18. Hari valentine kata nya hari kasih sayang , kita harus sayang banget sama teman sahabat atau kerabat … , berarti kita di hari hari biasa ga boleh sayang banget dong sama orang terdekat….aneh aneh ajaaa……..

  19. Yang haram itu :
    1. Mengikuti suatu keyakinan/tindakan yang tidak tahu dasar hukumnya, so tidak
    tahu benar or salah.
    2. Mengikuti budaya orang lain yang jelas sangat bergesekan dengan keyaqinan
    yang jelas bertentangan dengan agamanya.
    3. Valentine Day yang asal usulnya campur aduk budaya-agama zelas akan
    menyesatkan manusia terlebih kedok untuk melegalkan “kasih sayang” yang
    kini telah diredusir dengan suka-menyukai lain jenis diperparah dengan
    permen coklat yang “diisi” zat peningkat birahi agar makin “hot”
    4. so ….waspada Aqidah-akhlaq-syariah bisa remuk.

  20. valentine day merupakan budaya orang kafir, yahudi dan nasrani dalam rangka merusak para pemuda islam agr ikut-ikutan, dan sebagai kaum muslimin agar tidak mendukung sama sekali atas peringatan itu apalagi ikut pada acara itu, terutama bagi para remaja islam harapan agama, bagaimana kedepannnya islam mau maju, jika pemudanya saja sudah rusaj dan dihancurkan sedikit demi sedikit oleh orang yang benci pada islam, yakni orang kafir dan yahudi.

  21. Kenapa cuma 14 februari kalo itu mau di maknai sebagai hari kasih sayang???

    Islam mengajarkan kasih sayang kapanpun di manapun….
    kasian mereka cuma merasakan kasih sayang satu hari doang ^_^

  22. yg mmbuat islam mlarang hri valentin it krn byasa’a pd hari tsb orng2 (trutama anak2 muda) mlakukan tndakan zina yg jlas merusak moral, ,

  23. ada yang mengatakan kalau umat Islam ngiri dengan perayaan valentine’s day…sehingga dilarang dalam Islam. Itu salah, sebenarnya ini adalah prinsip dasar hukum Islam. Jadi simpel aja lah sebaiknya kita saling menghargai.

    Berbicara seperti adanya TK dilaksanakan, karena itu faktor pendidikan.
    Anda lihat, pertama x ada Universitas adalah Universitas Al-Azhar.
    Sistem Khilafah yang ditegakkan Islam dulu ketika berjaya sekarang ditiru dalam Politik AS dan bangsa Eropa.
    Islamlah yang mengajarkan sistem demokrasi.
    Kemudian anda sadar siapa yang mencetuskan Teori Algebra, Kimia, Kedokteran…
    Jika masih tidak mantap carilah do Search engine tentang 10 penemuan Islam yang paling menggemparkan dunia.
    Cari juga siapa tokoh Nomor 1 di dunia sepanjang sejarah dengan kemampuannya yang tetap seimbang sebagai pemimpin agama dan kepemerintahan. dialah “MUHAMMAD”. dan yang mengatakannya adalah seorang tokoh Yahudi yaitu
    “Michael H. Hart dalam bukunya The 100 menilai Muhammad sebagai tokoh paling berpengaruh”

    1. Sejak kapan ada demokrasi di ajaran islam, kau bikin ketawa aja, ngaku islam tapi ajaran islam tidak tau , baru tahun kemaren ada wanita di parlement arab saudi

  24. gni gan!! agan!!agan!! udahlah kalian jangan ngomong valentine sesat atau apalah……… coz itu PERCUMA .. ngapain kalian ngomong gtu.. ISLAM ITU BAIK maka kalian jangan membuat orang non islam berpikiran islan itu tdk baik karna masalah tersebut..
    memang bacaan di atas juga ada benernya
    tapi g usah ngomng” valentine haram atau apalah…
    itu cuma bikin kita ada rasa dendam dengan agama lain aj……
    kita kan hanya manusia yang memiliki segudang kepercayaan..
    so sudahlah” jangan saling menjelek”kan hari raya orang lain……

    SAYA MEMANG ORANG MUSLIM… NAMUN SAYA JUGA MERASA AGAK TDK SETUJU JIKA BANYAK PIHAK MUSLIM MENGATAKAN SAY NO VALENTINE.. karna bisa membikin perasaan dendam kepada agama lain

    SAYA MAU NANYA KEPADA SEMUANYA???

    APAKAH PERNAH AGAMA LAIN MENYURUH ANDA UNTUK MERAYAKAN VALENTINE??? SEHINGGA ANDA MENGATAKAN SAY NO VALENTINE???

    MAAF MEREKA ( NON ISLAM ) TDK PEDULI APAKAH ANDA TURUT MERAYAKAN VALENTINE ATAU TIDAK!!!!

    NAMUN MEREKA HANYA BERHARAP ” TDK USAH SALING MENCACI MAKI KEBIASAAN SUATU KAUM DAN AGAMA..”

    MISALNYA KITA IDUL QURBAN… LALU AGAMA LAIN MENGATAKAN ” SAY NO IDUL QURBAN KARNA ITU TDK JELAS”

    PASTI AGAN” MUSLIM JUGA JENGKEL ATAU MENGHINA BALIK BAGI MEREKA YANG MENGATAKANYA..

    ITULAH YANG BISA MENJADI CERMIN KITA,,

    INGAT/!!!! KITA HIDUP DI BUMI BERSAMA” SAMA..

    KITA SALING MEMBUTUHKAN DAN DI BUTUHKAN.

    CONTOH : APAKAH KALIHAN TAU PENCIPTA KOMPUTER??? DIA JUGA BERASAL DARI NON MUSLIM…………PENCIPTA LAMPU??? PENCIPTA HP??? KALIAN SEMUA JUGA MENIKMATI BUAH KARYA DARI ORANG NON MUSLIM

    MAAF SAYA CUMA BISA MENGHIMBAU JIKALAU MERAYAKAN HARI VALENTINE DALAM ISLAM TIDAK DI PERBOLEHKAN MAKA KITA JUGA HARUS MENURUTINYA…

    NAMUN SEMUANYA INTINYA “TERGANTUNG PADA NIAT HATI”

    INGET AGAN” ALLAH ITU MAHA TAHU NIAT KITA GIMANA;;;;”

    KLO NIAT KITA MEMANG MENYEKUTUKANYA MAKA KITA TERMASUK MUSRIK TAPI JIKALAU TIDAK SAH SAH SAJA LAH..

    KAN ALLAH MAHA TAU

    SEMOGA TREAD YANG SAYA BIKIN INI BISA MENYADARKAN KALIAN SEMUA

    AND JAGA PERDAMAIAN

    ANTAR SESAMA AGAMA DAN KEYAKINAN

    SEMOGA BISA MENGERTI

  25. mohon maaf saya tidak setuju dengan anda ..
    saya marah dan jengkel ( selaku umat muslim ) karena non muslim khususnya kristen katholik menghina utusan allah atau rasul kita.yakni nabi muhammad saw.
    orang – orang non muslim membuat kartun yang tokohnya adalah rasul kita dan perannya adalah antagonis.
    .coba pikirkan oleh anda apakah itu semua pantas sedangkan kita juga tahu bahwa rasulullah saw itu terkenal dengan akhlaknya yang sempurna baiknya bahkan didunia ini tidak ada yang seperti beliau akhlaknya….

    1. wah gini agan”.. seharusnya kita tdk membenci mereka yang menghina agama kita.

      namun kita seharusnya mengasihani…..

      karna mereka telah tersesat di jalan yang amat curam………….

      masa gara” 1 orang saja kita harus bertengkar??

      dari pada ngurusi itu,,,,,ada yang lbh pnting gan,,

      MARI KITA BERSATU MENGHILANGKAN PEPERANGAN YANG MELANDA DI MUKA BUMI

      MARI KITA LUNCURKAN PASUKAN YANG DAPAT MENOLAK SEGALA ANCAMAN BOM NUKLIR

      MARI KITA JAGA BUMI KITA BERSAMA-SAMA

      MARI KITA TERUS SENANTIASA BERGOTONG ROYONG UNTUK MEMBANGUN BUMI YANG LEBIH BAIK!!

      SEMOGA AGAN BISA MENGERTI

  26. Saya tidak mengatakan bahwa valentine adalah haram. Tapi saya mengatakan merayakan valentine itu tidak ada dalam ajaran islam. Karena valentine termasuk peryaan, hal ini sangat riskan menyinggung akidah kita. Tidak masalah mengungkapkan kasih sayang pada hari itu, tetapi apakah hanya pada hari itu saja? Memang tanggal 14 adalah sebuah momentum, akan tetapi kebanyakan momentum ini banyak di salah artikan. Dan kemudian momentum ini sering dimanfaatkan oleh pasangan muda yang belum menikah untuk melakukan hal-hal yang tidak dibenarkan dalam ajaran islam. Jadi benarkah kita setuju dengan sebuah momentum yang hanya menjauhkan kita dari tuntunan ajaran agama kita?

  27. sebenarnya inti komentar kita yg muslim adalah bahwa seorang muslim tidak boleh melakukan amalan yang meniru/asal-usulnya dari kaum/agama lain. Sesuai sabda Rosululloh saw “Barang siapa meniru/menyerupai suatu kaum maka ia termasuk kaum itu” (Al Hadits)

  28. klu kita rayakan hri valentine itt hukumny HARAM..
    soalny klu kita ryakan hari valentine sma dengan kita rayakan hari jatuh nya islam di spanyol..
    yahudi tlah mnipu kita.. ingatlah yahudi sngat membenci islam.. jdi mreka mngeluarkan cra untuk mnjatuhkan islam lgi..

    1. Berpikir sempit pasti sulit maju, orang yg merasa dirinya benar pasti sulit maju, orang yg suka prasangka buruk biasanya jadi penjahat.

    2. bukanya islam yg membenci yahudi, kenapa sampai ada mesjid aqsa di jerusalem, larena islam menindas mereka, jgn fitnah kalau kalian beragama, kalau yahudi benci islam aqsa sudah ancur
      kenapa si kalian jadi orang munafik, karena facebook, dan yahoo karia orang yahudi dan kalian bilang kafir, ngak ada bedanya dg valentin day, semua karia orang kafir harus haram dong hukumnya

  29. kenapa sih orang non muslim marah,tersingung,&eggk terima klu orang islam bilang merayakan natal,atau valentine day HARAM.itu kan haram buat kami muslim,buat anda silakan merayakan bersama dengan para penjajah negri ini.dasar anak negri yg enggak tau diri.kalian sadar enggak kristen itu di bawah oleh para penjajah negri kita bersama dg para misionaris

    1. Emang islam datang dari mana ? dodol juga lo, penjajah tidak membawa agama, kalau penjajah membawa agama tentu INDONESIA sudah mayoritas kristen,,, Kristen dibawa oleh para missionaris, dan missionaris gabungan berbagai negara diluar bendera dengara masing masing, belajar dong dari sejarah

  30. kan bagaimana niat kita dan cara menyikapinya gan!!!
    kalo gitu, sama donk seperti sejarah sepak bola..
    sejarah sepak bola berawal dari kepala seorang muslim yg di pancung,trus di jadikan sebuah permainan sama orang” kafir!!
    berarti sepak bola juga haram donk!!!!

  31. Valentin menyesatkan umat Islam?
    Ya iyalah orang valaentin dibuat bukan oleh orang Islam.
    Valentin juga dibuat bukan untuk umat Islam.
    Orang Islam sendiri yang salah, kenapa memakai bukan karyanya dan bukan untuknya?

    1. Dimana letaknya penyesatkan islam ; wong perayaan valentine jahu lebih tua 4 abad lebih dari ajaran islam, seharusnya musti ditulis dong di al quran tidak boleh merayakan hari valentine day,,,,,karena sudah ada sebelum islam ada.valentin day bukan hanya untuk pasangan tapi juga orang tua, teman dan saudara, dimana valentinus menulis dari penjara kepada semua orang untuk mengasihi sesama manusia.

  32. SETUJU deh dgn Sitori,,,
    hei…. sadarlah.., jangan sok suci, sok bener.
    yg dimaksud disini kan hanya untuk umat islam, kenapa juga umat muslim harus ikut2nisme ngerayain hari valentine??? yang komentar gitu, hanya makin kelihatan ketakutan “mengapa sekarang banyak pemuda-pemudi islam yang ikut ngerayain Valentine….
    gw bilangin ya, itu perayaan hanya untuk kami yg bukan non muslim.. jadi g usahlah menghina agama, kebiasaan dan upacara agama kami ..
    “ORA MUTU, TAU”!!!!!!!!!!!!
    biasa aja kaleeeeee…

    1. nah maka dari itu kami sebagai umat islam saling mengingatkan bahwa perayaan valentine haram.. bukannya kami menghina tolong digaris bawahi hanya MENGINGATKAN sesama umat muslim

  33. bismillahirrahmanirrahim….
    Assalamu’alaikum wr.wb
    teman-teman begini yaa, bagi kami orang-orang MUSLIM (ISLAM) merayakan hari valentine memang dalam hadits di katakan haram yang menjadi kebiasaan orang-orng kristen khatolik. dan mungkin juga bagi kalian yang beragama kristen terutama khatolik, dalam agama kalian mungkin mengatakan haram akan merayakan atau memberi ucapan kepada perayaan kami agama ISLAM (orang-orang muslim), betul gak?? jangan saling menjatuhkan satu sama lain. kalian mempunyai keyakinan kalian masing-masing dan kami juga mempunyai keyakinan kami masing-masing. tolong saling menghargai satu sama lain. toh bagi saya juga kita sama-sama MENGHARAMKAN apa yang kita jalani. kalian MENGHHARAMKAN apa yang kami lakukan dan kami juga MENGHARAMKAN apa yang kalian lakukan. berfikir rasional lah. dan bagaimana konkretnya.
    semoga bisa di pahami, hanya share apa yang saya ketahui. makasih
    Wassalamu’alaikum wr.wb

  34. saya seorng muslim.,
    intix tu dsni kmi mengingatkn sesama muslm untk tdak merayakn yg memang bkan harix orng muslm…kita orng muslm dsni gak memvonis valentine kalian it haram bwt kalian, tp tepatx bwt orng islm…kita cuman mw menyelamtkan muslim yg ga ngerti biar ga ikt2n…salm damai sm0ga mengert

    1. Saling nasehatilah kalian dlm kbaekan…itu kata junjungan kami….jika hak katakan hak…jika bathil katakan bathil…gk tau bagi anda yg islam libral…vucklentine tetap haram tmpa prtimbangan lg….

  35. tanggal 14 feb hari ini menurut q bukan hari valentine v melainkan hari kamis….gitu aja xo pake repot :-D
    no valentine wt q yg umat muslim brow

  36. SubhanalLah..
    ArtikeL inii sangatt Bermanfaatt,, dan benar-benar Masuk akaL..
    Terimakasih..

    Jangan Mendengar katta’2 Lecehan Mereka, teruskan Perjuangan anda, Jadikan setiap cemoohan sebagaii dorongan untuk Lebih kuatt dan Berkualitas. Hanya orang yang tidak beriman saja yang Melecehkan AJARAN AGAMA ISLAM,, dan kita tidak perLu Memperhatikan Mereka yang Non-Muslim.. Cukup Toleransi yang kita berikan, kewajiban kita Hanyalah Membangun dekadensi Moral Muslim..

    ISLAM ..
    The way of the best Life..
    And say NO to VALENTINE..

  37. kalo perlu banyak momen hari-hari seprti ini… JADI banyak keuntungan saya…. KUE laku keras…. hehehe.. bisnis boneka laku keras…… buat ekonomi sih ok ok aja……….. tu mah namanya politik EKONOMI…

    1. aku setuju dg kamu Api, tapi kenapa orang muslim banyak yg jual atribut2 perayaan valentine day, seharusnya hukumnya haram juga, tapi mau melakukan demi rejeki dari perayaan valentine day, jadi kelitan munafik yg sering ditunjukan para islam sendiri,

  38. BERFIKIR.. secara ekonomi.. dari 250.000.000 penduduk indonesia anggap saja yang benar-benar merayakan valentin 10 persen jadi sekitar 25.000.000 penduduk berttransaksi untuk merayakan hari valentin… baik sms… telp… membeli kue… membeli boneka… dlll. dengan asumsi per orang menghabiskan Rp. 100.000 sapai dengan Rp. 500.000 maka dan ambil rata2 menengah yakni satu orang menghabiskan uang Rp. 250.000 dengan kata lain momen valenten day memutar putaran uang sebesar Rp.250.000 x 25.000.000 penduduk yang merakayan valentin = Rp. 6.250.000.000.000 ( enam triliyun dua ratus lima puluh milyar Rupiah)…………. maka ekonomi idonesia akan meningkat 0,01 dari pendapat nasional bruto….

  39. Apakah tetap di haramkan bagi umat islam mengucapkan selamat pd teman sesama islam pd hri valentine tmpa tujuan/niat mengikuti ajaran non islam , kan menurut sabda rosul ; innamal a’malu binniat . . ?,tolong di jwb

    1. setuju gan.. biar semua tau… apa tujuan mereka hidup… manusia gk akan pernah tau klo belom mati… jadi cepet2 kiamat aja deh ya Allah….

  40. Pingback: anwarsagaranten
  41. Geus ge gandeng……

    valentine itu haram
    TITIK TIDAK ADA KOMA
    bg agamaku islam

    》》》》》》》》…ngajak heureuy sia … entoz wew…

  42. benar….bukan…..menghina…agam lain……,tapi mengingatkan bagi saudara seiman seagama bahwa qt jgn sampai tergelincir kpd yg namanya bid’ah walau bagaimanapun watawaa soubil haqi watawaasoubissobri……….. !

  43. Buat gue hari valentine day ,mengingatkan gue supaya makin mencintai pacar gue lebih dari sebelumnya itu yg gue ambil positifnya dari hari valentine day, dan juga memperhatikan orang lain dg love, love pada orang tua, love kepada teman teman, saudara, kakak dll

  44. Yaaa,,, up to you_lahh …. pokonya valentine ttp sy rayakan sbgai umat KHATOLIK. Dan tolong bagi agama” lain jgn lagi mengatakan hal” yg buruk ttg Santio Valentine !!!! >_<

  45. Cuma IstiGhfar baca komen2 yg pro valentine di sini. Kalau yg komen dari kalangan non muslim sih sya bisa sangat paham, tapi kalau yang ngeyel itu dari kalangan muslim juga? Astaqfirullah, ayo kawan2 pada nyebut? Apakah Anda bergaul di tengah2 remaja yg berprinsip kalau ga merayakan valentine itu gak keren?jomblo gak laku? Kalau demikian segera ubah mindset anda. Saya bkan orag suci demi allah sy bukan org suci tpi skdar ikut mengingatkan aja.smg qta smua djauhkan dr hal2 sesat.

    Buat tman2 non muslim kami mmnta maaf bila tulisan ini mnyggung prasaan anda tpi shrusnya dr mmbaca skilas aja anda sudah tahu kalau tulisan ini diperuntukkan khusus remaja muslim dan bukan anda.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s